LUBUK DALAM — Wakil Bupati Siak Syamsurizal menegaskan bahwa berbagai usulan pembangunan yang disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lubuk Dalam untuk tahun 2027 harus sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Lubuk Dalam, Kamis (5/3/2026) sore.
Menurut Syamsurizal, keselarasan antara program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat akan membuka peluang lebih besar bagi terealisasinya berbagai usulan pembangunan yang diajukan oleh pemerintah daerah.
Salah satu contohnya adalah program pembangunan jalan kebun dan jalan produksi yang diusulkan melalui skema pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit Kementerian Keuangan, yang merupakan mitra strategis Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan akses jalan di Kampung Sialang Palas telah memperoleh persetujuan dari kementerian terkait sepanjang 11 kilometer untuk dilaksanakan.
“Alhamdulillah, usulan pembangunan jalan kebun dan jalan produksi di Kampung Sialang Palas sudah diakomodir dan disetujui oleh kementerian. Ini menunjukkan bahwa usulan daerah yang selaras dengan program pemerintah pusat memiliki peluang besar untuk direalisasikan,” ujar Syamsurizal.
Meski demikian, ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut belum seluruhnya terealisasi. Saat ini masih terdapat sekitar 19 kilometer jalan kebun yang belum dilakukan pengaspalan.
Menurutnya, pemerintah daerah tetap akan terus mengusulkan pembangunan lanjutan hingga seluruh akses jalan tersebut dapat diselesaikan.
“Usulan tersebut tetap kita lanjutkan dan saat ini kita masih menunggu tindak lanjut serta jawaban dari kementerian terkait,” jelasnya.
Syamsurizal juga menekankan bahwa setiap program pembangunan yang diusulkan oleh daerah perlu menyesuaikan dengan arah kebijakan pemerintah pusat agar proses penganggaran dan pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif.
Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Siak.
“Walaupun saat ini ada efisiensi anggaran, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berkurang. Justru harus tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Musrenbang tersebut menjadi forum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam kegiatan itu, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, usulan, serta kebutuhan prioritas yang dirasakan di lingkungan mereka.
Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan dapat disusun secara partisipatif, terarah, serta selaras dengan kebijakan nasional sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Lubuk Dalam. (inf)















