Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaPelalawanPemerintah

Bupati Pelalawan Tinjau Langsung Titik Karhutla di Desa Gambut Mutiara

Admin
2
×

Bupati Pelalawan Tinjau Langsung Titik Karhutla di Desa Gambut Mutiara

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Pelalawan – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan terus diperkuat. Bupati Pelalawan, H. Zukri, SM., MM, turun langsung ke lapangan bersama unsur TNI dan Polri untuk memastikan penanganan berjalan maksimal, Sabtu (4/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Zukri mengikuti patroli udara terpadu menggunakan helikopter milik Polri guna memantau kondisi terkini titik api, khususnya di kawasan lahan gambut Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti. Wilayah ini menjadi perhatian serius karena jenis kebakaran yang terjadi tergolong kebakaran bawah permukaan (ground fire), yang penanganannya membutuhkan metode khusus dan lebih kompleks.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut sejumlah pejabat dari unsur TNI dan Polri, antara lain Karo Ops Polda Riau Kombes Pol. Ino Haryanto, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. Ketut, Asops Kodam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf. Rendra D.A, serta Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedara. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat setempat.

Setibanya di lokasi, Bupati Zukri melihat langsung aktivitas Tim Satuan Tugas (Satgas) Darat yang telah bekerja lebih dari sepekan dalam melakukan pemadaman. Selain memadamkan api, tim juga melaksanakan upaya kanalisasi atau pembuatan sekat kanal guna menjaga kelembapan lahan gambut dan mencegah api meluas.

Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel di lapangan yang tanpa henti berupaya mengendalikan kebakaran. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah bertujuan untuk memastikan seluruh proses berjalan efektif dan setiap kendala dapat segera ditangani.

“Kami ingin memastikan bahwa penanganan berjalan optimal. Setiap hambatan di lapangan harus cepat direspons dengan solusi yang tepat. Penanganan karhutla ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga harus menjadi bagian dari langkah jangka panjang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Zukri mengingatkan bahwa potensi kebakaran masih cukup tinggi, terutama dengan adanya fenomena El Nino yang diprediksi mencapai puncaknya pada pertengahan tahun. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah kebakaran, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menghindari tindakan yang dapat memicu api.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi karhutla. Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, aparat desa, hingga masyarakat peduli api harus terus diperkuat.

“Kita juga akan menggandeng pihak perusahaan untuk mendukung upaya pencegahan jangka panjang, seperti pembangunan kanal dan penyediaan alat berat, khususnya di wilayah rawan kebakaran lahan gambut,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara, luas lahan yang terdampak karhutla di Kabupaten Pelalawan mencapai sekitar 600 hektare. Meski demikian, sebagian besar titik api telah berhasil dikendalikan, dan saat ini hanya tersisa beberapa titik di lokasi peninjauan yang masih dalam tahap pendinginan.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan memastikan akan terus meningkatkan langkah antisipatif dan respons cepat guna meminimalisir dampak kebakaran, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60